Januari 30, 2010

MENU SEHAT IBU HAMIL, MENYUSUI DAN BALITA



 Pengertian Kehamilan

Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya. Dalam kehamilan dapat terjadi banyak gestasi (misalnya, dalam kasus kembar, atau triple). Kehamilan manusia terjadi selama 40 minggu antara waktu menstruasi terakhir dan kelahiran (38 minggu dari pembuahan). Istilah medis untuk wanita hamil adalah gravida, sedangkan manusia di dalamnya disebut embrio (minggu-minggu awal) dan kemudian janin (sampai kelahiran). Seorang wanita yang hamil untuk pertama kalinya disebut primigravida atau gravida 1: seorang wanita yang belum pernah hamil dikenal sebagai gravida 0.oleh karena itu seorang wanita hamil harus mendapatkan gizi yang cukup baik secara tradisional maupun medis.

           Menu Sehat Ibu Hamil Secara Medis

Seiring pertambahan usia kandungan, maka kebutuhan gizi ibu hamil akan meningkat, terutama setelah memasuki kehamilan trimester kedua. Sebab pada saat itu, pertumbuhan janin berlangsung pesat, terutama perkembangan otak dan susunan syaraf dan membutuhkan asupan gizi yang optimal.

Kebutuhan Gizi :
1.      Kalori : Selama hamil, ibu membutuhkan tambahan energi /kalori untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, juga plasenta, jaringan payudara, cadangan lemak, serta untuk perubahan metabolisme yang terjadi. Di trimester II dan III kebutuhan kalori tambahan ini berkisar 300 kalori per hari dibanding saat tidak hamil. Berdasarkan perhitungan, pada akhir kehamilan dibutuhkan sekitar 80.000 kalori lebih dari kebutuhan kalori sebelum hamil.
2.       Protein : Kebutuhan protein bagi wanita hamil adalah sekitar 60 gram. Artinya, wanita hamil butuh protein 10-15 gram lebih tinggi dari kebutuhan wanita yang tidak hamil. Protein tersebut dibutuhkan untuk membentuk jaringan baru, maupun plasenta dan janin. Protein juga dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan diferensial sel. Dapat di peroleh dari ikan, telur, dan kacang-kacangan.
3.      Lemak : Pertumbuhan dan perkembangan janin salama dalam kandungan membutuhkan lemak sebagai sumber kalori utama. Lemak merupakan sumber tenaga yang vital dan pertumbuhan jaringan plasenta. Pada kehamilan yang normal, kadar lemak dalam aliran darah akan meningkat pada akhir trimester III. Tubuh wanita juga menyimpan lemak yang akan mendukung persiapannya untuk menyusui setelah bayi lahir.
4.      Karbohidrat  merupakan sumber utama untuk tambahan kalori yang dibutuhkan selama kehamilan. Pertumbuhan dan perkembangan janin selama dalam kandungan membutuhkan karbohidrat sebagai sumber kalori utama. Pilih yang dianjurkan adalah karbohidrat kompleks seperti roti, serealia, nasi dan pasta. Selain mengandung vitamin dan mineral, karbohidrat kompleks juga meningkat asupan serat yang dianjurkan selama hamil untuk mencegah terjadinya konstipasi atau sulit buang air besar dan wasir.     
5.      Vitamin dan Mineral : Wanita hamil juga membutuhakan lebih banyak vitamin dan mineral dibanding sebelum hamil. Ini perlu untuk mendukung     pertumbuhan dan perkembangan janin serta proses diferensial sel. Tak cuma itu, Tambahan zat gizi lain yang penting juga dibutuhkan untuk membantu proses metabolisme energi seperti vitamin B1, niasin, dan asam pantotenat.Vitamin B6 dan B12 diperlukan untuk membentuk DNA dan sel-sel darah merah, sedangkan vitamin B6 juga berperan penting dalam metabolisme asam amino. Mineral sebagai zat pengatur dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayur-sayuran
6.      Vitamin B Kompleks berguna untuk menjaga sistem saraf, otot dan jantung agar berfungsi secara normal. Dan dijumpai pada serelia, biji-bjian, kacang-kacangan, sayuran hijau, ragi, telur dan susu.
7.      Vitamin D berguna untuk pertumbuhan dan pembentukan tulang bayi. Sumbernya terdapat minyak hati ikan, kuning telur dan susu.
8.      Vitamin E berguna untuk pembentukan sel darah merah yang sehat. Makanlah biji-bijian terutama gandum, kacang-kacangan, minyak sayur, dan sayuran hijau.
9.      Asam Folat berguna untuk perkembangan sistem saraf dan sel darah banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam, kembang kol, dan brokoli. Pada buah-buahan, asam folat terdapat pada jeruk, pisang, wortel, dan tomat. Kebutuhan asam folat selama hamil adalah  800 Mcg per hari, terutama pada 12 minggu pertama kehamilan. Kekurangan asam folat dapat menganggu pembentukan otak, sampai cacat bawaan pada susunan saraf pusat maupun otak janin.
10.  Zat besi yang dibutuhkan ibu hamil agar terhindar dari anemia, banyak terdapat pada sayuran hijau (seperti bayam, kangkung, daun singkong, dan daun papaya), daging dan hati.
11.  Kalsiun diperlukan untuk pertumbuhan tulang dan gigi, serta melindungi ibu hamil dari osteoporosis jika kebutuhan kalsium ibu hamil tidak tercukupi maka kekurangan kalsium akan diambil dari tulang ibu. Sumber kalsium terdapat pada sayuran hijau dan kacang-kacangan. Kalsium yang paling baik diperoleh dari susu serta produk olahannya. Susu juga mengandung banyak vitamin A, D, B2, B3 dan vitamin C.

Gizi selama hamil tidak selalu berarti makan dua kali lipat porsi biasa, yang penting adalah kandungan gizinya seimbang :
1.                  Pilihlah makanan segar atau setidaknya makanan kemasan yang mengandung banyak pengawet dan bahan tambahan. Buah dan sayur harus dicuci dengan baik untuk menghilangkan residu pestisida.
2.                  Kukus, baker, atau panggang makanan. Sebaiknya jangan menggoreng makanan. Memasak di oven microwave juga menjaga gizi karena waktu masaknya yang lebih sebentar.
3.                  Beli dan gunakan makanan segar sesegera mungkin. Jangan memasak bahan makanan segar terlalu lama agar gizi tidak berkurang.
4.                  Hindari alkohol, minuman keras, dan obat-obatan (kecuali diresepkan dokter).
5.                  Banyak meminum cairan jus buah segar atau air tapi hindarilah minuman soda atau minuman ringan yang tinggi kadar gula atau kimiawinya. Kurangi minum teh atau kopi. Kopi bebas kafein juga tidak dianjurkan karena dapat mengandung sisa bahan kimia yang digunakan untuk menghilangakan kefein tersebut.
6.                  Gantilah cemilan seperti kripik atau kue dengan buah segar dan sayuran segar.
7.                  Pastikan untuk mengkonsumsi makanan tinggi serat untuk menghindari sembelit. Serat dapat dijumpai dalam beras merah, roti, serealia, kacang-kacangan, sayur-sayuran, dan buah-buahan.
8.                  Janganlah merokok. Peneliti membuktikan bahwa ibu yang merokok melahirkan bayi dengan berat rendah, atau bahkan mengalami keguguran. Merokok dapat menyebabkan janin kekurangan oksigen, sementara nikotin dalam rokok adalah zat kimia yang sangat beracun. Karena itu hindarilah tempat yang mengandung banyak asap rokok, agar tidak menjadi korban perokok pasif.

Menu Sehat Ibu Hamil Secara Tradisional

            Secara tradisional mungkin tidak ada bedanya dengan secara medis yang ada hanya berupa pantangan-pantangan yang diyakini dalam suatu  daerah tertentu.
            Pantangan-pantangan terhadap beberapa makanan yang sebenarnya sangat dibutuhkan oleh wanita hamil tentunya akan berdampak negative terhadap kesehatan ibu dan janin. Tidak heran jika anemia dan kurang gizi pada wanita hamil cukup tinggi terutama didaerah pedesaan. Dari data SKRT 1986 terlihat bahwa prevalansi anemia pada wanita hamil di Indonesia sebesar 73,7% dan angka menurun dengan program-program perbaikan gizi menjadi 33% pada tahun 1995. Dikatakan pula bahwa penyebab utama dari tingginya angka anemia pada wanita hamil disebabkan karena kurangnya zat gizi yang dibutuhkan. Di Jawa Tengah, ada kepercayaan bahwa ibu hamil pantang makan telur karena akan mempersulit persalinan dan pantang makan daging karena akan menyebabkan pembentukan darah dan perdarahan yang banyak. Sementara disalah satu daerah di Jawa Barat ibu yang kehamilannya memasuki 8-9 bulan sengaja harus mengurangi makannya agar bayi yang dikandungnya kecil dan mudah dilahirkan. Dimasyarakat Betawi berlaku pantangan makan ikan asin, ikan laut, udang dan kepiting karena dapat menyebabkan ASI menjadi asin. Contoh lain didaerah Subang, ibu hamil pantang makan dengan menggunakan piring yang besar karena khawatir bayinya akan besar sehingga akan mempersulit persalinan. Dan memang selain ibunya kurang gizi, berat badan bayi yang dilahirkan  juga rendah. Tentunya hal ini sangat memperngaruhi daya tahan dan kesehatan si bayi. Selain itu, larangan untuk memakan buah-buahan seperti pisang, nanas, ketimun dan lain-lain bagi wanita hamil juga masih dianut oleh beberapa kalangan masyarakat teruratama masyarakat didaerah pedesaan.

Menu Sehat Untuk Ibu Menyusui Secara Medis

Seorang ibu menyusui membutuhkan 300-500 kalori tambahan setiap hari untuk dapat menyusui bayinya dengan sukses. 300 kalori yang dibutuhkan oleh si bayi datang dari lemak yang ditimbun selama kehamilan. Artinya, seorang ibu menyusui tidak perlu makan berlebihan, tetapi cukup menjaga agar konsumsi gizinya seimbang, dan asalkan si ibu selalu menuruti rasa laparnya. Proses menyusui itu sendiri membantu ibu mengurangi produksi susu si ibu.
Pada masa 0-6 bulan menyusui, seorang ibu (dengan berat badan sekitar 54 kg dan tinggi 160 cm serta memiliki kegiatan sedang) memerlukan 2.950 kalori dan 64 gram zat protein. Jumlah ini berkurang menjadi 2.750 kalori dan 60 gram zat protein pada masa 7-12 bulan menyusui. Maka sebaiknya dalam menyusun menu menggunakan aneka ragam bahan makanan. Ibu menyusui dapat makan apa saja, tak ada pantangan. Tapi merokok, minum berakohol, kopi, dan teh sebaiknya tidak disajikan karena kedua bahan tersebut berpengaruh negatif pada peresapan zat besi.
Ibu menyusui umumnya makan 6 kali sehari sesuai dengan frekuensi menyusui si bayi, karena setiap habis menyusui merasa lapar. Selain cukup makan, dianjurkan pula banyak minum minuman berkhasiat yang dapat mempengaruhi produksi ASI. Misalnya sayur dengan banyak kuah seperti sayur asem daun lembayung dan kacang-kacangan, jus buah, kacang hijau, bubur kacang hijau, sup kacang merah, susu fullcream atau nonfat/susu skim, susu kedele.

Makanan bagi ibu menyusui      :
Kebutuhan makanan bagi ibu menyusui lebih banyak daripada makanan ibu hamil.

Kegunaan makanan tersebut adalah      
-         Memulihkan kondisi fisik setelah melahirkan
-         Meningkatkan produksi ASI (Air Susu Ibu) yang cukup dan sehat untuk bayi

Pangaturan Makanan    :
-         Susunan sehari-hari harus seimbang yang terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayuran dan buah serta susu.
-         Makanan pokok tidak hanya nasi, gunakanlah beraneka ragam bahan makanan pengganti seperti mie, jagung, kentang, ubi, roti dan sebagainya.
-         Lauk pauk gunakanlah dari jenis hewani dan jenis nabati seperti telur, daging, ayam, ikan segar, hati, ikan,tempe, tahu, kacang-kacangan dan sebagainya.
-         Sayuran lebih baik yang berwarna seperti bayam, kangkung, sawi, daun katuk, wortel, buncis, dan sebagainya, karena sayuran tersebut dapat membantu merangsang pengeluaran atau produksi ASI.
-         Pilihlah buah-buahan yang berwarna seperti pepaya, jeruk, apel, tomat, dan sebagainya yang banyak mengandung vitamin dan mineral.
-         Perlu minum dalam jumlah lebih banyak + 6 gelas dalam satu hari, akan lebih bermanfaat bila ibu menyusui minum cairan ”bergizi” seperti susu, air kacang-kacangan, sari buah-buahan, air sayuran daun hijau dan sebagainya.
-         Tidak disarankan minum jamu setelah melahirkan
-         Yang terpenting tidak ada pantangan untuk ibu menyusui.

Manfaat IMD dan ASI bagi Ibu :
1.      Mengurangi Perdarahan pasca melahirkan dan anemia.
2.      Membantu mengeluarkan ari-ari
3.      Mengurangi Kanker Payudara
4.      Mengurangi Kanker Indung Telur (Ovarium)  dan Kanker Rahim
5.      Mengurangi keropos tulang
6.      Mengurangi resiko Maternal diabetes
7.      Mengurangi resiko Rheumatoid Arthritis
8.      Metode KB paling lama, LAM
9.      Mengurangi resiko Overwight
10.  Mempercepat bentuk rahim kembali ke keadaan  sebelum hamil. Mempercepat kembalinya hubungan suami istri seperti ibu hamil
11.  Lebih jarang menemui kesukaran menyusui
12.  Mengurangi rasa sakit
13.  Ibu lebih tenang, rileks dan perasaan sangat bahagia
14.  Merangsang pengeluaran ASI lebih dini.

IMD dan ASI Eksklusif Membantu Mengurangi Kemiskinan :
­ Ekonomis
1.      Harga 1 kaleng formula Rp 60.000;
2.      Bayi lahir di Indonesia 5.5 juta per tahun
3.      Biaya 6 bulan formula untuk bayi-bayi ini : 5.5 juta X 55 kaleng X Rp 60.000 = Rp 18.120 Triliun

­ Tiap bayi memerlukan sekitar Rp 3.3 dalam 6 bln. Ini merupakan lebih dari 100% dari buruh berpendapatan Rp 500.000 per bulan ( Rp 3 jt /6 bln ).

            Contoh Menu Sehat Untuk Ibu Menyusui
            Telah diuji oleh Tim dapur NOVA
Pagi
Susu 1 gelas (200cc)
Jam 08.00
Nasi (100gr), Pecel Sayuran (100gr), Semur Daging (30 gr), Tempe Gorng atau Bacem (50gr).
Jam 11.00
Sup Kacang Merah Segar (25gr), Ayam (15gr), dan Wortel (50gr).
Jam 13.30
Nasi (200gr), Pepes Ikan (75 gr), Daun Singkong (25gr), Ayam Panggang Kalasan (50gr), Tahu Bacem (50gr), Sayur Bening Daun Katuk Oyong (150gr), dan Buah (100gr).
Jam 16.00
Slada Buah atau Rujak Buah (150gr), Minuman Air Kacang Hijau.
Jam 19.00
Nasi (200gr), Sate Ayam Ati (50gr), Daging Ayam (25gr), Tempe (50gr), Aneka Sayuran (100gr), dan Buah.
Jam 22.00
Susu 1 gelas (200cc)


Menu Sehat Ibu Menyusui Secara Tradisional
         
Walaupun pada masyarakat tradisional pemberian ASI bukan merupakan permasalahan yang besar karena pada umumnya ibu memberikan bayinya ASI, namun yang menjadi permasalahan adalah pola pemberian ASI yang tidak sesuai dengan konsep medis sehingga menimbulkan dampak negatif pada kesehatan dan pertumbuhan bayi. Disamping pola pemberian yang salah, kualitas ASI juga kurang. Hal ini disebabkan banyaknya pantangan terhadap makanan yang dikonsumsi si ibu baik pada saat hamil maupun sesudah melahirkan. Sebagai contoh, pada masyarakat Kerinci ibu yang sedang menyusui pantang untuk mengkonsumsi bayam, ikan laut atau sayur nangka. Di beberapa daerah ada yang memantangkan ibu yang menyusui untuk memakan telur. Adanya pantangan makanan ini merupakan gejala yang hampir universal berkaitan dengan konsepsi "panas-dingin" yang dapat mempengaruhi keseimbangan unsur-unsur dalam tubuh manusia, tanah, udara, api dan air. Apabila unsur-unsur di dalam  tubuh terlalu panas atau terlau dingin maka akan menimbulkan penyakit. Untuk mengembalikan keseimbangan unsur-unsur tersebut maka seseorang harus mengkonsumsi makanan atau menjalani pengobatan yang bersifat lebih "dingin" atau sebaliknya. Pada, beberapa suku bangsa, ibu yang sedang menyusui kondisi tubuhnya dipandang dalam keadaan ”dingin” sehingga ia harus memakan
makanan yang ”panas” dan menghindari makanan yang ”dingin” .

Pada umumnya daun katuk  (Sauropus androgynus) digunakan sebagai sayuran. Di Indonesia daun katuk digunakan untuk melancarkan air susu ibu, obat borok, bisul, demam, dan darah kotor. Daun katuk diproduksi sebagai sediaan fitofarmaka yang berkhasiat untuk melancarkan ASI (air susu ibu). Sepuluh sediaan fitofarmaka daun katuk sebagai pelancar ASI telah beredar di Indonesia pada tahun 2000.
Daun katuk adalah daun dari tanaman Sauropus adrogynus(L) Merr, famili Euphorbiaceae. Nama daerah: Memata (Melayu), Simani (Minangkabau), Katuk (Sunda), Kebing dan Katukan (Jawa), Kerakur (Madura). Terdapat di berbagai daerah di India, Malaysia dan Indonesia. Di Indonesia tumbuh di dataran dengan ketinggian 0-2100 m di atas permukaan laut.
Tanaman ini berbentuk perdu. Tingginya mencapai 2-3 m. Cabang-cabang agak lunak dan terbagi Daun tersusun selang-seling pada satu tangkai, berbentuk lonjong sampai bundar dengan panjang 2,5 cm dan lebar 1,25-3 cm. Bunga tunggal atau berkelompok tiga. Buah bertangkai panjang 1,25 cm.(2) Tanaman katuk dapat diperbanyak dengan stek dari batang yang sudah berkayu, panjang lebih kurang 20 cm disemaikan terlebih dahulu. Setelah berakar sekitar 2 minggu dapat dipindahkan ke kebun. Jarak tanam panjang 30 cm dan lebar 30 cm. Setelah tinggi mencapai 50-60 cm dilakukan pemangkasan agar selalu didapatkan daun muda dan segar.
Di Kabupaten Bogor telah dibudidayakan untuk meningkatkan pendapatan penduduk. Pada umumnya daun katuk digunakan sebagai sayuran. Di Indonesia daun katuk digunakan untuk melancarkan air susu ibu, obat borok, bisul, demam, dan darah kotor. Daun katuk sudah diproduksi sebagai sediaan fitofarmaka yang berkhasiat untuk melancarkan ASI. Sepuluh pelancar ASI yang mengandung daun
katuk telah beredar di Indonesia pada tahun 2000.
Minuman tradisional seperti beras kencur, asem kunyit

Menu Sehat Balita Secara Medis

Usia balita adalah  usia dimana anak anda bertumbuh dan berkembang dengan pesat. Karenanya, penting bagi Anda untuk menjaga kesehatannya dari berbagai gangguan penyakit. Tentu saja Anda tidak bisa melindungi ia senantiasa dari lingkungan luar. Tetapi mencegah selalu lebih baik daripada mengobati dan tips-tips dibawah ini akan membantu Anda untuk menjaga kesehatan buah hati Anda.
1.      Pastikan Anda memeriksakan kesehatan balita Anda ke dokter secara berkala. Di usia balita, saat tubuh dan otak berkembang dengan pesat, pemeriksaan ke dokter anak secara berkala adalah sesuatu yang penting bagi balita Anda. Sering kali kita menganggap bahwa hanya perlu pergi ke dokter bila ia sakit, biasanya diindikasikan dengan suhu tubuhnya yang panas. Tetapi dokter tidak hanya berfungsi untuk mengobati penyakit. Pemeriksaan berkala ke dokter, walaupun anak Anda tidak mengalami gejala penyakit, bisa membantu Anda dalam menjaga kesehatan si Kecil. Dan jangan lupa imunisasi dan vaksin yang bisa membantu daya tahan tubuh mereka.
2.      Pastikan anak Anda mempunyai pola makan yang sehat.  Nutrisi yang tepat akan membantu daya tahan tubuh balita anda untuk mencegah berbagai penyakit. Pastikan makanannya mengandung nutrisi yang lengkap: vitamin, kalsium, zat besi, diantaranya. Sayuran dan buah-buahan harus ada di dalam menu anak Anda setiap hari. Selain itu, pastikan agar makanannya tidak mengandung terlalu banyak garam atau gula. Berikan makanan yang rendah lemak dan kolesterol untuk mencegah obesitas dini. Dan ingatlah untuk mendisiplin pola makannya dari ?? junk food? dan makanan jajanan yang tidak sehat untuknya.
3.      Ajaklah anak Anda untuk berolahraga. Anak Anda membutuhkan latihan fisik agar ia tetap sehat. Dan bila ia sudah biasa berolahraga sejak kecil, di masa dewasanya pun ia akan lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan kolesterol. Olahraga untuk si Kecil tidaklah harus rumit, mengajak mereka belajar berenang, atau bermain bola di halaman sudah cukup untuk usia mereka. Tetapi, pastikan ia menikmati aktivitasnya, jangan terlalu memaksakan kehendak Anda. Gabunglah permainan dengan olahraga agar ia tidak bosan.
Menjaga kesehatan balita Anda tidaklah susah. Yang penting adalah memastikan ia mendapatkan nutrisi yang tepat dan mempunyai gaya hidup yang sehat. Pastikan ia minum susu dua gelas sehari, makan makanan yang bernutrisi tinggi, dan berolah fisik setiap hari. Jangan lupa juga untuk memeriksakan kesehatannya secara berkala. Langkah-langkah yang praktis dan mudah ini bisa menghindarkan balita Anda dari berbagai penyakit, dan buah hati Anda pun tumbuh sehat, kuat dan cerdas.
Kebiasaan dan kesukaan makan pada anak ditentukan pada tahun-tahun pertama kehidupannya. Dalam hal ini peran ibu sangat besar. Pengenalan pertama makanan dengan cara yang benar, dengan kandungan gizi sesuai kebutuhan, dan dengan berbagai variasi makanan akan membentuk kesukaan anak terhadap makanan yang beragam. Pemilihan makanan ini akan dibawa anak sampai dewasa. Karenanya, memvariasikan makanan perlu dilakukan secara berkesinambungan. Sejak bayi sampai dewasa.
Kelompok makanan. “Go” foods adalah makanan yang kaya zat nutrisi, rendah kandungan lemak jenuh dan kolesterolnya. Makanan ini dapat di konsumsi setiap saat, contoh: buah-buahan, sayuran, gandum, serelia, daging tanpa lemak, unggas tanpa ulit, kacang-kacangan, susu nonfat, telur dan air putih. “Slowfoods atau “Sometimesfoods adalah makanan yang tinggi lemak, kolesterol, dan kalori. Tidak boleh terlalu sering dikonsumsi, contoh: daging asap, daging berlemak, salad dressings, mayonais, susu, jus buah, dan buah kering. “Whoafoods adalah makanan yang tinggi kandungan lemak “jahat” dan kalori. Contoh: kentang goreng, buah kalengan, daging berlemak, ayam goreng dengan kulitnya, telur (termasuk kuning telur), kue-kue kering atau cookies, cake (termasuk bolu dan tart), popcorn yang disiram mentega cair, susu dan soda

Menu Sehat Balita Secara Tradisional

Salah satu faktor yang secara langsung dapat mempengaruhi kondisi kesehatan bayi adalah makanan yang diberikan. Dalam setiap masyarakat ada aturan-aturan yang menentukan kuantitas, kualitas dan jenis-jenis makanan yang seharusnya dan tidak seharusnya dikonsumsi oleh anggota-anggota suatu rumah tangga, sesuai dengan kedudukan, usia, jenis kelamin dan situasi-situasi tertentu. Misalnya, ibu yang sedang hamil tidak diperbolehkan atau dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan tertentu; ayah yang bekerja sebagai pencari nafkah berhak mendapat jumlah makanan yang lebih banyak dan bagian yang lebih baik daripada anggota keluarga yang lain; atau anak laki-laki diberi makan lebih dulu daripada anak perempuan. Walaupun pola makan ini sudah menjadi tradisi ataupun kebiasaan,namun yang paling berperan mengatur menu setiap hari dan mendistribusikan makanan kepada keluarga adalah ibu; dengan kata lain ibu mempunyai peran sebagai gate- keeper dari keluarga. 
Pada suku Sasak di Lombok, ibu yang baru bersalin selain memberikan nasi pakpak (nasi yang telah dikunyah oleh ibunya lebih dahulu) kepada bayinya agar bayinya tumbuh sehat dan kuat. Mereka percaya bahwa apa yang keluar dari mulut ibu merupakan yang terbaik untuk bayi. Sementara pada masyarakat Kerinci di Sumatera Barat, pada usia sebulan bayi sudah diberi bubur tepung, bubur nasi, pisang dan lain-lain. Ada pula kebiasaan memberi roti, pisang, nasi yang sudah dilumatkan ataupun madu, teh manis kepada bayi baru lahir sebelum ASI keluar. Demikian pula halnya dengan pembuangan colostrum (ASI yang pertama kali keluar). Di beberapa masyarakat tradisional, colostrum ini dianggap sebagai susu yang sudah rusak dan tak baik diberikan pada bayi karena warnanya yang kekuning-kuningan. Selain itu, ada yang menganggap bahwa colostrum sangat berperan dalam menambah daya kekebalan  tubuh bayi.

            Hasil Wawancara


Ø      Ibu Hamil
Nama                           : Ibu Herawati
Usia                             : 26 tahun
Usia Kandungan           :3 bulan
Kehamilan                    : 1

Pertanyaan  yang diajukan         :
1.      Menu sehat apa saja yang dianjurkan oleh dokter/bidan tempat anda konsultasi?
2.      Menu sehat yang diyakini kebenarannya menurut daerah asal anda?

Jawaban           :
1.      Saya dianjurkan untuk mengkomsumsi makanan yang mengandung 4 sehat 5 sempurna agar gizi saya dan calon anak yang saya kandung tidak kekurangan gizi dan terhindar dari masalah yang tidak diinginkan dan saya dianjurkan untuk banyak meminum susu khusus ibu hamil yang mengandung banyak kalsium,folat,dan lain-lain yang baik untuk tumbuh kembang bayi.  Contoh masalahnya, jika saya kekurangan kalsium maka bisa menyebabkan saya mengalami oesteoporosis dini dan mungkin anak yang saya kandung bisa mengalami cacat.
2.      Karena saya berasal dari daerah Betawi berlaku pantangan makan ikan asin, ikan laut, udang dan kepiting karena dapat menyebabkan nantinya ASI menjadi asin.

Ø      Ibu Menyusui
Nama                           : Ibu Yetty
Usia                             :30 tahun
Anak ke-                      :2

Pertanyaan yang diajukan          :
1.      Menu sehat apa saja yang dianjurkan oleh dokter/bidan tempat anda konsultasi?
2.      Menu sehat yang diyakini kebenarannya menurut daerah asal anda?

Jawaban           :
1.      Karena ini anak ke-2 jadi saya tidak terlalu banyak untuk berkonsultasi pada dokter. Saya lakukan hal yang sama pada anak sebelumnya. Selain mengkomsumsi susu untuk ibu menyusui terkadang saya juga mengkomsumsi daun katuk untuk memperlancar ASI. Tetapi tetap mengkomsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna.
2.      Saya kurang tahu tentang hal tradisional, karena saya lahir di Kota Jakarta yang bisa dibilang sudah tabu dengan hal seperti itu. Tetapi suami saya yang berasal dari Sunda masih sedikit percaya dan  meyakini jika ibu yang sedang menyusui tidak boleh makan pisang alasannya nanti bisa cepat untuk mempunyai anak lagi. Selain itu ada beberapa buah  yang tidak boleh dimakan  oleh ibu menyusui misalnya rambutan dan nangka karena bisa menyebabkan batuk pada anaknya.

Ø      Balita
Nama   ibu        :Ibu Yetty
Nama balita      :Abel
Usia Balita        :3tahun

Pertanyaan yang diajukan          :
1.      Menu sehat apa saja yang dianjurkan dokter/ bidan kepada ibu untuk memenuhi gizi pada balita anda?
2.      Menu sehat yang diyakini kebenarannya menurut daerah asal anda?

Jawaban           :
1.      Saya wajib memberikan asupan makanan yang mengandung 4 sehat 5 sempurna agar tumbuh kembang anak saya berjalan dengan baik dan sewajarnya. Tidak salah dalam pemberian susu dan dijaga untuk jajanannya.
2.      Untuk masalah ini, saya hanya memberikan jamu penambah nafsu makan jika nafsu makan anak saya berkurang. Biasanya jamu khusus anak-anak dalam bentuk berbagai rasa.

Ø      Bidan
Nama                           :Siti Nurhasanah. Amd. keb
Tempat dinas                : Rs. Dinda , Jati

Pertanyaan yang diajukan          :
1.      Makanan apa saja yang banyak dikonsumsi oleh ibu hamil?
2.      Makanan apa saja yang banyak dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui?
3.      Makanan apa saja yang baik dikonsumsi oleh anak-anak pada usia balita?

Jawaban           :
1.      Makanan yang banyak mengandug gizi. Misalnya, kalsium yang baik untuk mencengah  osteoporosis dini,  Zat besi untuk mencengah anemia, kalori,  lemak,  karbohidrat, protein, vitamin dan mineral, vitamin B kompleks, vitamin D, vitamin E, dan Asam Folat yang terdapat dalam menu makan  4 sehat  5 sempurna ditambah dengan meminum susu khusus ibu hamil.
2.      Untuk memperlancarkan ASI, seorang ibu dianjurkan nuntuk mengkomsusi daun katuk yang sudah diketahui khasiatnya dan meminum susu khusus untuk ibu menyusui.
3.      Makanan yang mengandung nutrisi yang lengkap: vitamin, kalsium, zat besi, diantaranya. Sayuran dan buah-buahan harus ada di dalam menu anak anda setiap hari. Selain itu, pastikan agar makanannya tidak mengandung terlalu banyak garam atau gula. Berikan makanan yang rendah lemak dan kolesterol untuk mencegah obesitas dini.

Ø      Tukang Jamu

Nama                           :Ibu Sukiyem
Lokasi berjualan           :Perumahan Kota Bumi dan sekitarnya

Pertanyaan yang diajukan          :
1.      Jamu apa saja yang banyak dikonsumsi oleh ibu hamil?
2.      Jamu apa saja yang banyak dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui?
3.      Jamu apa saja yang baik dikonsumsi oleh anak-anak pada usia balita?

Jawaban           :
1.      Jamu yang terbuat dari asem,sirih,kunyit, gula merah yang berguna untuk cepat memulihkan pendarahan dan membuat darah tidak bau amis.
2.      Tidak ada jamu khusus untuk ibu yang sedang menyusui. Tetapi biasanya ibu yang sedang menyusui meminum jamu yang biasa seperti beras kencur.
3.      Jamu cekokan yang mengandung kunyit, temu  ireng (rempah berwarna hitam) untuk menambah nafsu makan  pada anak

Daftar Pustaka
            3. asi.blogsome.com
            4.  corpusalienum.multiply.com
                        5.   www.ayahbunda.co.id

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar